Rabu, 30 Mei 2018

Stasiun

Kira-kira apa yang bakalan gue tulis disini yah? Ada yang bisa tebak?

Sebenernya, gue emang punya hobi nulis sih dari dulu. Hayuk boleh di cek postan gue di blog ini, udah lebih dari 50 (KAYAKNYAAA) akan tetapi hobi itu menghilang dengan sendirinya dan malam ini gue mau reunian lagi sama hobi yang sudah lama menghilang tersebut.

Baiklah mari kita mulai cerita ini.

Duh... tapi diri ini sedang tidak ada ide untuk merangkai kata T.T

Teruntuk dia yang bukan orang asing, walau hanya sebatas menjemput di stasiun sore itu, bonus salah tempat tunggu, setidaknya hadir mu pernah ku tunggu.

Senin, 26 Maret 2018

Ajak aku lagi



Karena dia, tulisan ini ada.
Mau kemana?
Kemana saja asal berdua.
Aku tak tahu jalan, jangan tanya aku.
Kiri? Kanan?
Aku percaya dia lebih tahu jalan.
Kita sampai.
Benar saja, di rumah tua yang dia bilang itu.
Aman?
Dia bilang, aman.
Sore itu, di kota tua. Burung terbang entah siapa yang bawa.  Yang aku tahu, hatiku sudah terbang. Dia bawa.
Tunggu, mau dibawa kemana aku?
Kita duduk di bangku yang mengarah ke jendela, dimana aku bisa dengan jelas melihat orang-orang yang entah dari dalam atau bahkan luar kota.
Hanya mendengar celotehan renyah itu, aku tertawa. Bahagia.
Ah, sial. Sudah gelap. Waktunya pulang.
Aku takut hujan.
Kalau hujan, ya berteduh. Katanya.
Kemudian, aku tak jadi takut hujan. Aku berani.
Aku tak percaya diri menulis ini.
Tapi sudah aku tulis, sudah janji.
Ajak aku lagi. Kemana saja. Asal berdua.

Sabtu, 25 November 2017

Sometimes you win. Sometimes you learn.

Ada yang bilang putus cinta itu hal biasa. Nikmatin aja prosesnya, emang sakit sih ngejalaninnya. Tapi "katanya" lama-lama rasa sakitnya bisa hilang kok. 

Yah, semoga yah.

Sakit banget sih sebenernya, apalagi ini adalah hubungan terlama gue. Tapi gue lagi berusaha buat nerima ini semua kok.

Kehilangan? Pastinya.

Coba aja mesin waktunya Doraemon beneran ada yah, jadi gue bisa lebih hati-hati lagi dan gak ngelakuin kesalahan. Tapi sayangnya itu gak mungkin. Hehehe ngomong apa si gue.

Semoga rasa sakit ini bisa secepatnya sembuh (sepenuhnya).


Sabtu, 04 November 2017

INTERVIEW RASA KERJA (8 SETENGAH JAM)

Udah lama banget gue gak nulis disini yah. Waktu gue kemarin itu banyak kesita gara-gara tugas akhir. Alhamdulillah gue udah lulus dari 6 September 2017 dan diwisuda tanggal 5 Oktober 2017. Sekarang udah tanggal 4 November 2017 dan artinya besok tepat 1 bulan berlalu setelah gue diwisuda.

Disini, gue mau cerita sedikit tentang pengalaman gue setelah lulus kuliah yah :D sampai sekarang ijazah gue masih belum turun dari kampus, kayaknya udah tradisi kampus emas deh kayak gini. Ijazah turunnya juga ngaret, udah lulus pun masih diginiin yah :’D

Gue tetap optimis nyebar surat lamaran kerja tanpa ijazah, dan hanya bermodal SKL (Surat Keterangan Lulus) yang dikasih fakultas dan berlaku selama 3 bulan dari mulai gue lulus, minggu pertama nyebar lamaran kerja sih gue masih pakai transkrip nilai sementara, dan minggu kedua baru bisa nyebar pakai transkrip nilai asli.

Gue nyebar lamaran kerja banyak banget, ada berapa yah kira-kira. Gue juga udah lupa.

Pengalaman panggilan interview kerja pertama itu gue dihubungin sama HRD lewat telepon, dan posisinya gue lagi ngantri mau ngurus formulir pengambilan ijazah. Karena ini kali pertamanya gue dapat panggilan interview kerja, gue girangnya bukan main, gak bisa tidur, dan browsing di youtube cara ngejawab interview kerja yang baik itu gimana. Apalagi interview kerja gue pertama ini ternyata di perusahaan asing dan gue gak tau sama sekali, gue asal applied aja lamaran gue secara online -_- dan ternyata gue dipanggil untuk interview. 

Kita sebut saja PT. JAJAJAJA nah, pas hari H interview kerja, ternyata ada satu orang lainnya yang mau diinterview dan ternyata itu teman kuliah gue, seangkatan sama gue. Interviewnya berat soalnya ada bagian conversation full english sama HRD nya, dan gue pun jawab sebisa gue. Gue gak berharap terlalu besar untuk diterima, yang jelas gue senang soalnya udah ngerasain yang namanya interview kerja itu seperti apa dan point plus nya adalah interview pertama gue itu dengan perusahaan asing yang menggunakan bahasa inggris jadi next kalau interview kerja pakai bahasa indonesia, gue bisa lebih santai dan gak setegang saat interview dengan bahasa inggris :'D

Setelah seminggu gak dikabarin sama PT. JAJAJAJA gue gak patah semangat, gue sebar lagi lamaran kerja kemana-mana.

Selanjutnya, panggilan interview kedua gue di salah satu RSIA yang ada di Jakarta. Kita sebut saja RSIA ANGGUR ANGGUR nah, gue dihubungin sama ibu-ibu lewat whatsapp soalnya pas dia telepon ke nomor gue, itu posisinya gue di dalam lift dan telepon dari dia gak bisa gue angkat -_-

Panggilan kedua interview kerja gue yang ini kayaknya gak akan pernah gue lupain deh hehehe. Pelajaran yang gue ambil dari interview kerja kedua ini adalah, gak semua HRD itu friendly dan menyenangkan. Gue kaget juga yah, setelah sebelumnya interview dengan HRD dari perusahaan asing yang ternyata HRD nya sangat sangat baik dan gak merendahkan seorang fresh graduate. Justru di RSIA ANGGUR ANGGUR ini HRD nya bertolak belakang banget sama HRD yang dari perusahaan asing. Gue shock sih sama cara dia bicara ke gue dan kata-kata yang dia ucapin yang menurut gue gak pantes aja untuk diucapin seorang HRD ke fresh graduate yang berniat melamar kerja di tempatnya. Tapi gue gak patah semangat kok setelah diperlakukan gak enak sama HRD dari RSIA ANGGUR ANGGUR itu :D

Kemudian, panggilan ketiga interview gue datang dari salah satu RS yang ada di daerah Menteng. Kita sebut saja RS ABABAB nah, HRD nya udah menawarkan untuk interview kerja tapi dia bilang syaratnya harus mau melepas hijab selama bekerja, kalau siap maka interview bisa dilanjutkan. Hem, mungkin emang belum waktunya gue dapat kerja. Jadi gue tolak lah panggilan interview kerja dari RS ABABAB itu.

Akhirnya gue memutuskan untuk break sejenak soalnya mulai jenuh sama panggilan interview yang gak berhasil-berhasil. Setelah break, gue lanjutin lagi untuk nyebar lamaran. Malam sebelum gue mau nyebar lamaran, gue dikirimin info loker sama salah satu senior di kampus yang gue kenal pas PKL, ada loker di salah satu klinik MCU di Jakarta dan ternyata lamarannya bisa dikirim lewat email. Akhirnya saat itu juga gue ngirim lamaran lewat email, jam 11 malam. 15 menit kemudian ada pesan masuk di email gue, dan ternyata itu balasan dari klinik MCU. Gue diminta hadir untuk interview kerja besok pagi jam 9. LUAR BIASA… RESPONNYA CEPAT KILAT. GUE PANIK SEPANIKNYA…..

DAN TAU GAK SIH BESOKNYA GUE BANGUN KESIANGAN. GUE BANGUN JAM SETENGAH 9 PAGI….. wawancara jam 9 pagi dan lokasinya itu di Jatinegara, dan rumah gue di Slipi… bisa dibayangkan????? Akhirnya dengan modal nekad dan tebal muka, gue whatsapp HRD nya supaya interview kerja gue diundur jadi jam 10 dan HRD nya mengiyakan. Alhamdulillah :’D

Dari interview kerja yang udah pernah gue rasain, interview di klinik MCU ini yang paling paling paling lama. Gokiel sih gue mulai interview kerja jam 10 pagi dan baru benar-benar selesai jam setengah 5 sore. Dalam 1 hari tahapan interview gue 5 kali. Bisa dibayangkan?????

Pertama, interview sama HRD.
Kedua, interview sama Top HRD.
Ketiga, interview sama Dokter yang kayaknya berperan penting deh di kerjaan gue.
Keempat, test input data di sistem yang sistemnya allahuakbar… sangat amat asing buat gue :’) tapi gue ngerjainnya semaksimal mungkin kok :’)
Kelima, TERAKHIR… AKHIRNYA… interview sama Direktur disana :’D

Dan yang bikin gue sekut adalah gue masih belum dikasih kepastian,  diterima atau gak diterima, cuma dibilang kemungkinan gue bisa diterima atau dipanggil sebagai tenaga freelance.

Yasudahlah lagi lagi gue gak mau naruh harapan besar disini, anggap aja sebagai pengalaman dalam mencari kerja, gue pulang dengan rasa capek dan lapar. Udah gitu jalan pulangnya macet luar biasa. Mantap.

Besoknya, gue udah gak punya tenaga lagi buat nyebar lamaran kerja, jadi gue undur lusa aja mulai nyebar lagi.

Tiba-tiba jam 3 sore ada telepon masuk.

Yak, gue diterima bekerja di klinik MCU itu. Senin udah mulai kerja.

TERIMAKASIH YA ALLAH ALHAMDULILLAH ALLAHUAKBAR AKHIRNYA EKA DAPAT KERJA JUGA!!!!!!!!!

Pesan gue untuk semua yang lagi mencari pekerjaan kayak gue ini, jangan pernah patah semangat walau berkali-kali gagal saat interview kerja. Jangan pernah merasa iri kalau ada teman yang udah dapat kerja sedangkan kita belum dapat, soalnya setiap rizki orang itu beda-beda. Asal mau terus usaha dan gak putus asa, pasti akan ada jawaban dari Allah untuk kita.

Semangat untuk semua para pencari kerja khususnya fresh graduate like me! :D

Kamis, 21 September 2017

PENDERITAAN MAHASISWA BUAT WISUDA

Siapa bilang selesai sidang akhir dan lo dinyatakan lulus merupakan suatu kebahagiaan? SALAH BESARRR. Justru itu baru awal dari penderitaan sebenarnya. Kenapa gue bisa bilang begitu? Soalnya, itu yang gue rasain dan gue alamin.

YAK. 6 September 2017, bulan ini, di tahun ini, gue sidang akhir. Alhamdulillah gue lulus, begitu pula teman-teman seperjuangan, kita semua lulus. Setelah lo lulus sidang akhir, jangan berharap lo bisa tidur nyenyak. SALAH BESARRR... Ini gue kasih tau penderitaan apa aja yang gue lalui di minggu-minggu setelah sidang akhir :

  1. Sehabis sidang, terbitlah revisi. Belum lagi kalau dosen penguji pas lo sidang akhir, berubah, ganti dosen penguji, bukan dosen penguji pas lo sidang proposal. KELAR SUDAH. Masih mending kalau itu dosen penguji sepaham sama hasil dan pembahasan yang lo buat, nah kalau yang kontra? Gue korbannya. Temen gue juga menjadi korban. Alhasil, kita bener-bener mati-matian buat revisi sesuai sama kemauan dosen penguji baru itu dengan waktu yang sangat singkat tapi harus kita kerjakan T.T 
  2. Bersyukurlah kalau lo nanti dapat dosen pembimbing dan dosen penguji yang stay di kampus dan gak ribet buat janjian di luar kampus. Kebetulan gue dapet dosen penguji yang gak stay di kampus, dan untuk REVISI doang, gue dan teman-teman sebimbingan harus nyamperin dia ke RANGKAS BITUNG. Mau gak mau, yaudahlah, kita samperin aja. Bisa dihitung lama waktu yang ditempuh itu 8 jam untuk berangkat dan pulang, berasa mudik kan? LUAR BIASA :') dan kami hanya bimbingan loh, bukan minta tanda tangan :') salut untuk kalian semua teman sebimbingan-q :')
  3. Perjuangan untuk dapetin tanda tangan di lembar pengesahan itu luar biasa loh... Kalau kalian gak kompak sama teman sebimbingan duh bisa ribut :')
Oke, selebihnya penderitaan yang nyata itu lebih ke uang. Gila, pengeluaran lo bakal gila-gilaan. Sebelum sidang akhir, lo udah habisin uang untuk revisi terus-terusan, nah setelah sidang akhir, justru pengeluaran lo bakal lebih besar dari sebelum sidang akhir. SUMPAH GUE GAK BOHONG.

Gue jadi kesel sendiri, kenapa justru kampus kayaknya mempersulit mahasiswanya yang jelas-jelas udah mau keluar dari kampus itu? :'D Apa emang udah jalannya begini dimana-mana? :'D Apa karena kampus masih belum ikhlas buat ngelepas mahasiswanya untuk keluar dari dalam kampus makanya dipersulit seperti ini? :'D

Yasudahlah gue jalanin aja :') sampai tiba saat dimana gue dan teman-teman gue bisa wisuda bareng, gue bakal terus semangat :'D bismillah!!! FIGHTING!!!

Selasa, 04 April 2017

Ngeblock instagram rkh karena because



mau curhat di blog ah...

jadi, setelah beberapa lama gak ribut sama rkh akhirnya, gue ribut lagi. jadi permasalahannya itu lebih ke sosial media sih alias dunia maya. 

mungkin semua orang juga pernah yang namanya ngediemin chat berjam-jam dengan sengaja (jadi kalian udah tau kalau ada chat dari keluarga/teman/pacar, nah kalian tunda-tunda buat baca atau buat bales) gue sendiri pun kayak gitu sih :'D penyebabnya juga bukan karena kalian gak suka buat bales chat dari orang itu, tapi lebih ke nanti aja deh balesnya pas udah bener-bener pas untuk bales.

dan kayaknya gue kena karmanya :)))

semenjak ada sosial media dengan begitu banyak fiturnya... kita sebut saja ig. gue bisa tau kapan orang lain aktif di ig (ig stories sangat membantu) dan juga following activities. nah, ada saat dimana chat gue gak direspon sama rkh tapi dia nongol di ig stories dan juga following activites. akhirnya gue pun marah sama dia. bahkan gue block dia dari ig :'D

eh... dia malah jadi marah balik sama gue :'D jadi kayaknya dia mau ngestalk gue di ig, tapi tiba-tiba aja profile gue gak bisa dia cari dan dia udah gak follow gue, begitu juga sebaliknya (jelas aja namanya juga gue block yah :'D hehehe)

dia nanya sama gue, kesalahan dia itu apa. dan kenapa gue ngeblock dia. akhirnya gue keluarin semua unek-unek gue ke dia, gue juga jelasin selengkap mungkin alasan gue ngeblock dia. tapi... chat gue yang panjang itu hanya diread saja :'D

intinya, gue bilang ke dia kalau lebih baik gue dan dia gak berteman di ig soalnya... hampir setiap masalah itu munculnya dari sana :'D

tapi abis merenung di kamar, gue langsung ngata-ngatain diri gue sendiri. 

kok gue mikirnya pendek banget :""""D

dan gue jaim, akhirnya gue juga stay cool aja. pura-pura biasa aja dia gak ngebales chat gue. gue positif thinking: kalau ada orang yang marah sama kita dan akhirnya dia gak bisa ngediemin kita kurang dari 3 hari, berarti kita masih punya "arti" buat dia
yaaa... kurang lebih gitu deh quotes galau yang gue cari di google -_-

belum sampai 24 jam, akhirnya dia ngechat gue. tapi posisinya gue udah tidur, dan chatnya baru gue baca pagi ini jam 8. chatnya cuma 1 guys :'D tapi bikin gue luluh :'D as always, eka mudah cair :'D


Kamis, 30 Maret 2017

Masuk ke usia 20 ++


25 maret tahun ini, usia gue 21. dan rasanya itu... gak percaya :) 

udah setua inikah gue?

sumpah yah gue tuh berasanya masih 17 tahun HAHAHA :'D tapi kenyataannya yah begini. usia gue udah bukan satuan lagi, udah bukan belasan lagi, tapi udah ke tahap puluhan. astaga... menjadi dewasa itu menakutkan.

Stasiun